Duhai sang sahabat, kadang-kadang hidup ini penuh dengan dugaan. Hidup penuh dengan kejutan tapi anehnya, manusia masih mengejar sesuatu dalam kehidupan mereka. Lantas aku terfikir, adakah kau pun begitu? Perkenalan di bangku sekolah, seakan-akan luput dari ingatan. Bukan salah kita cuma hidup yang terlalu dibayangi masa silam hanya tindakan yang gila dan bodoh. Coretan di sini, cuma aku palitkan untuk peneman dirimu di sana. Kata-kata yang lahir terluah di sini cuma sandaran sementara buat dirimu tatkala berada bersama teman-teman baru di sana.
Sahabat, ingin aku katakan di sini, bertuahnya aku mengenali kamu. Bertuahnya aku mempunyai peluang untuk bersahabat dengan kamu. Untuk itu, ribuan terima kasih aku ucapkan. Untuk semua ini, aku iringi perjalanan hidup baru kamu dengan harapan. Entah apa yang mendorong aku untuk menulis untuk kamu. Cuma, seperti yang kita tahu bahawa hidup ini banyak kejutan. Perjalanan kali ini, merupakan satu destinasi yang jauh. Terpisah antara lautan. Komunikasi cuma menerusi versi maya seperti ini. Perjalanan kali ini Insyaallah akan disusuli kepulangan yang membawa kejayaan. Moga, apa yang kita semua harapkan akan dimakbulkan oleh-Nya.
Sahabat, moga kamu akan sentiasa memperoleh kejayaan di sana. Moga kamu dan juga diriku tidak tergelincir dari landasan-Nya. Moga kamu dan diriku sentiasa mendoakan kesejahteraan bersama. Bila kamu sudah menjejakkan kaki di sana, kami harap agar ukhuwah ini tidak bertemu penghujungnya. Moga persahabatan akan kekal dalam diri kita semua. Walau apa sekalipun yang terjadi, janganlah kita berpatah arah. Teruskan mencuba dan terus mencari jalan penyelesaian yang terbaik. Memilih untuk kembali ke masa silam, adalah pilihan yang tidak wajar. Ingatlah, manusia punya akal sebagai teman untuk meneruskan perjuangan.
Sahabat, aku ingin mengucapkan yang terbaik buat kamu. Moga kamu sentiasa dirahmati Allah dan berada dalam keberkatan-Nya. Insyaallah, kita akan bersua muka apabila punya peluang dan kelapangan. Tinta ini jadikannya sebagai pendorong buat kamu jika terasa kuat untuk berada di kampung halaman. Tinta ini diharapkan dapat menjadi ingatan andainya kamu memikirkan tentang kami di sini. Salam ukhuwah... Salam sejahtera... Salam ingatan...
Tulus ikhlas,
Nur Syahirah Mohammad
Sunday, February 07, 2010
Tinta buat Kamal Ariffin Norman...
Posted by syara at 2/07/2010 03:35:00 PM 0 comments
Saturday, January 30, 2010
Hurting is not a funny thing...
When a friend said, "Aku malas nak cerita.", I'll just keep my mouth shut. It's so not me! Well, I've to. Since he's not talking. I want to complaint so much but he's not listening. He's drowned in his long lost memory I guess. Don't tell me about being upset. I don't know the meaning of that statement. I don't want to be in that kind of position. I'm no longer a priority. I'm no longer a priority. I'm no longer a priority. This kind of thing will always happen. I'm pretty sure that this is so kind of deja-vu. I really do want to hate u. I really want to get rid of u. Why can't I?
Sitting here with the blog, something came up in my mind. Why do I have to take this very personally? Everybody have their own problem. Humans! Always mixed up trouble and make it double. Sighing won't help to relieve anything. Unconsciously, I want to make this post to become really personal. Who cares right? Does he? I don't think he has the time even to update himself about me. Complaining again. What so wrong with Syara? She keeps everything to herself. Thats why she always complaint. =D
A picture. I want it from my friend.. If possible, I want to choose it by myself. Don't be greedy right? Let them give whatever they want to give me. Asking their favour to give it to me is so much troublesome. I have an album. Just bought it. Really like it. It has tulips as it's cover. My favourite. I want to keep it for myself. When the time arrives, I'll show them. For now, leave it blank to me. I'm trying to be so thoughtful but it's not my specialties. I failed to be a good person I guess. FAILED!
Dear Syara, I know deep in your heart u love them. Really love them. U are being too heartless to them. They ain't speaking anything to u lately. It breaks your heart. I know u care but maybe u care too much. They suffocated in it. May u should let them go. Let them be free. When they ready, they will fly back to u. Or maybe u should let them free forever. Let them forever gone from your sight. U will feel lonely and empty but it's less hurting. Be positive about it. In future, there will be light waiting at the end of the road for u to continue your journey. Love yourself... Love your study... I love u Syara.
Sincerely,
Nur Syahirah Mohammad
Posted by syara at 1/30/2010 05:59:00 PM 0 comments
Labels: Personal
Subscribe to:
Posts (Atom)
